LPT (Line Printer Terminal) umum disebut dengan nama port paralel interface pada IBM PC. dirancang untuk beroperasi teks printer yang menggunakan IBM 8-bit ASCII extended character set. Kebanyakan PC-sistem yang kompatibel pada 1980-an dan 1990-an memiliki satu atau dua port, dengan antarmuka komunikasi didefinisikan seperti ini:
- LPT1: I / O port 0×378, IRQ 7 (biasanya dalam monochrome graphics adapter)
- LLPT2: I / O port 0×278, IRQ 5 (biasanya di port serial controller, atau mandiri IBM Printer adaptor)
Beberapa sistem juga memiliki port LPT3, tapi ini kurang didefinisikan secara konsisten. Pada kenyataannya, komputer jarang memiliki lebih dari satu LPT port.
Berbagai perangkat akhirnya dirancang untuk beroperasi pada port paralel. Sebagian besar uni-directional (satu arah) perangkat, hanya dimaksudkan untuk merespon informasi yang dikirim dari PC. Namun, beberapa perangkat sepertidrive Zip mampu beroperasi di mode bi-directional. Printer juga akhirnya mengambil sistem bi-directional, yang memungkinkan berbagai informasi laporan status yang akan dikirim.
Sebuah LPT port memiliki 8-bit data bus dan empat pin untuk kontrol output (Strobe, Linefeed, Inisialisasi, dan Pilih Dalam), dan lima lagi untuk kontrol input (ACK, Sibuk, Pilih, Error, dan Kertas Out). Kecepatan transfer datanya ada di 12.000 kbit / s.
Port paralel mempunyai 25 pin yang masing-masing mempunyai kegunaan dan arti sebagai berikut:
Pin Nomer (DB25) | Nama Sinyal | Arah | Register Bit | Inverted |
1 | nStrobe | Out | Kontrol-02 | Ya |
2 | Data0 | In/Out | Data-0 | Tidak |
3 | Data1 | In/Out | Data-1 | Tidak |
4 | Data2 | In/Out | Data-2 | Tidak |
5 | Data3 | In/Out | Data-3 | Tidak |
6 | Data4 | In/Out | Data-4 | Tidak |
7 | Data5 | In/Out | Data-5 | Tidak |
8 | Data6 | In/Out | Data-6 | Tidak |
9 | Data7 | In/Out | Data-7 | Tidak |
10 | nAck | In | Status-6 | Tidak |
11 | Busy | In | Status-7 | Ya |
12 | Paper-Out | In | Status-5 | Tidak |
13 | Select | In | Status-4 | Tidak |
14 | Linefeed | Out | Control-1 | Ya |
15 | nError | In | Status-3 | Tidak |
16 | nInitialize | Out | Control-2 | Tidak |
17 | nSelect-Printer | Out | Control-3 | Ya |
18-25 | Ground | - | - | - |
Simbol n di depan suatu nama sinyal seperti pada nAck berarti active low.
Register-register dari Port Paralel
Semua data, kontrol, dan status dari port paralel berhubungan dengan register-register yang ada didalam komputer. Dengan mengakses langsung register-register tersebut, masukan dan keluaran dari port paralel dapat diatur. Register-register pada port paralel adalah:
- Register data
- Register status
- Register kontrol
Pada umumnya di komputer personal alamat dasar LPT1 adalah 0×378 (378 hexadecimal) dan LPT2 adalah 0×278. Alamat dari ketiga register tersebut diatas dapat ditentukan dengan menjumlahkan alamat dasar dari port paralel dengan bilangan desimal tertentu. Misalnya kita ingin mengakses register data dari port paralel LPT1, alamat register datanya sama dengan alamat dasar dari LPT1 yaitu 0×378. Sedangkan alamat register status sama dengan alamat register dasar + 1 atau 0×379 dan alamat register kontrolnya sama dengan alamat register dasar + 2 atau 0x37A. Hal tersebut berlaku juga pada LPT2. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat ditabel dibawah ini:
Register | LPT1 | LPT2 |
Register data (alamat dasar + 0) | 0×378 | 0×278 |
Register status (alamat dasar + 1) | 0×379 | 0×279 |
Register kontrol (alamat dasar + 2) | 0x37A | 0x27A |
Alamat Port
Port Paralel mempunyai 3 alamat seperti pada tabel 9.2. 3BCH ialah alamat dasar yang diperkenalkan sejak munculnya port Paralel pada kartu video yang kemudian tidak digunakan lagi . LPT1 ialah line printer dengan alamat 378h, lalu LPT2 dengan alamat 278H meskipun alamat ini dapat dirubah. Saat ini, alamat 378H dan 278H umumnya digunakan sebagai alamat port Paralel .
Tabel Alamat port parallel
Alamat | Penjelasan |
3BCH – 3BFH | Digunakan untuk paralel port di kartu video, tidak mendukung alamat ECP |
378H – 37FH | Alamat untuk LPT 1 |
278H – 27FH | Alamat untuk LPT 2 |
Ketika komputer dihidupkan, BIOS (Basic Input/Output System) akan menentukan jumlah port yang anda miliki dan mengeset nama LPT1, LPT2 & LPT3 ke masing-masing port tersebut. BIOS pertama kali mencari alamat 3BCH. Jika parallel port ditemukan di sana,BIOS akan mengeset dengan nama LPT1, lalu mencari alamat lainnya yaitu 378H.Berikut contoh program menerima data dari port paralel , dimana base alamatnya ialah 379H
tabel alamat register :
tabel alamat register :
Post a Comment